“Karya Kebangganku”

Hari itu, Ahad 26 April 2009, anak-anak jogja dari berbagai penjuru, berduyun-duyun datang ke TKIM didampingi orang tua masing-masing untuk bersama-sama berkreasi menuangkan imajinasi mereka dalam bentuk lukisan di kaos dalam acara LOMBA LUKIS KAOS dengan tema “Karya Kebanggaanku”.
Setelah acara lomba dibuka oleh Ketua Yayasan Pendidikan Bhakti Mulia, Bapak Drs. Bambang Purwoko, M.A, para peserta dari 3 kategori (A:2,5-3th, B:3,1-4th, C:4,1-5,6th), mulai berkreasi dan bermain dengan cat warna-warni yang dituangkan pada kaos. Mengagumkan! Ternyata hasilnya diluar dugaan para orang tua yang menganggap bahwa anaknya tidak mungkin “bisa” melukis, apalagi pada media kaos. Lukisan taman penuh bunga, pemandangan alam, global warming, ekspresi wajah, sampai lukisan absurd yang sepintas hanya kelihatan coret-coretan warna. Kreatif bukan? Bahkan orang tuanya tidak menyangka kalau hasil lukisan anaknya akan mendapatkan juara, “Nggak nyangka lho kalau akan dapat juara, lha wong cuma kelihatan coret-coret”, kata Bu Ari dengan bangga, orang tua pemenang juara II kategori B.
Disediakan 18 piala dan bingkisan untuk para kreator cilik kita, (juara I,II,III, harapan I,II,III untuk masing-masing kategori). Juara I piala dari Gubernur DIY, juara II Piala dari GKR Hemas, juara III dari Bupati Sleman, juara harapan I,II,III dari TKIM Bhakti Mulia serta bingkisan-bingkisan dari para sponsor. Disediakan juga puluhan door prize untuk para peserta. Tambah seneng juga karena acara ini diliput oleh SKH Kadaulatan Rakyat dan Jogja TV. “ “Hore aku besuk masuk TV!” kata Isal salah satu peserta lomba.
Dengan bangga dan penuh percaya diri, para peserta saling memperlihatkan hasil lukisannya pada peserta yang lain, “Besuk kaosnya mau kupakai kalau ke tempat eyangku lho!”, peserta lain menyahut tak kalah percaya dirinya, “Punyaku juga mau kupakai kalau main ke tempat tanteku!”.
Sebuah acara yang menyenangkan bukan? Ternyata tema “Karya Kebanggaanku” yang diangkat bener-benar dapat membuat para peserta makin percaya diri dan bangga akan karyanya.
Wah.... selamat ya buat para orang tua yang telah memberi kesempatan dan kepercayaan kepada anaknya untuk mengikuti kegiatan-kegiatan yang dapat memacu kreatifitas dan imajinasi anak sebagaimana Lomba Lukis Kaos ini. Selamat juga untuk para peserta, anak-anak JOGJA tercinta, yang telah berani berkreasi, bersama-sama menuangkan imajinasinya dan pastinya akan menjadi pengalaman berharga, sepenggal kisah merangkai masa depan yang cemerlang.
Kalian semua adalah juara................(umihid)

date Sabtu


Pada hari Rabu tanggal 25 Maret 2009 anak-anak TKIM Bhakti Mulia khususnya Kelompok Bermain (KBI) dan kelompok B mengadakan kunjungan ke kantor pos Babarsari. Hal ini berkaitan dengan tema Alat Komunikasi. Kunjungan dilakukan mulai dari rombongan KBI, setelah KBI selesai dilanjutkan kelompok B. Sedangkan untuk kelompok A kunjungan dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 27 Maret 2009.
            Pagi itu suasana tampak cerah. Wajah-wajah cerah ceria terlihat saat mereka akan berkunjung ke kantor pos. Sepanjang perjalanan anak-anak bercerita. “Teman-teman aku bawa uang lho...!”. “Aku juga bawa,” celetuk seorang anak. “Uangnya nanti untuk apa sich?” tanya salah satu anak. “Untuk kirim surat,” jawab anak yang lainnya. “Bukan, tapi untuk membeli perangko,” timpal anak yang lainnya lagi.
            Setelah tiba di kantor pos anak-anak masuk untuk mengirimkan surat yang mereka tulis sendiri beberapa hari sebelumnya. Khusus anak KBI mengirimkan hasil karya sendiri. Dari surat yang ditulis diantaranya ucapan terima kasih pada ayah dan bunda tercinta yang disertai hasil karya mereka. Mulai dari menulis surat, menulis alamat, membeli dan menempel perangko, memberi stempel pada perangko, sampai memasukkan ke kotak surat semua dilakukan oleh anak-anak sendiri, demikian juga dengan anak-anak KBI.
            Kunjungan selesai setelah semua anak memasukkan surat ke kotak surat. Anak-anak naik mobil kembali untuk melanjutkan perjalanan ke sekolah. Dengan rasa senang mereka berharap surat cepat diterima dan dibaca oleh ayah dan ibu, dan tentunya juga mengharapkan balasan dari ayah ibu tercinta.
“Aku besok mau kirim surat lagi aah...!”. (Sari)

date